Senin, 26 Desember 2022

3 AYAT FUNDAMENTAL Part II

Part 2

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَاِ نَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا 

"Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,"
(QS. Al-Insyirah 94: Ayat 5)

اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا 

"sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."
(QS. Al-Insyirah 94: Ayat 6)

Ketika kita mentadabburi kedua ayat itu maka berbagai kesempitan dan kesulitan akan semakin ringan dan dimudahkan.

Kesulitan dalam ayat tersebut hanya satu : sesuatu yang sudah tertentu. Maksudnya kesulitannya sama bentuknya. Sementara kemudahan ayat di atas adalah dua, sesuatu yang belum tentu itu (umum)

Allah ingin mengajarkan kita seakan Allah ingin mengatakan, "wahai hamba-hambaku bersabarlah dalam menghadapi kesulitan-kesulitan. Sesungguhnya Allah tidak mungkin memberikan kesulitan di luar kemampuannya."

Setelah ayat ini turun Rasulullah Saw bersabda :
_"Kabarilah bahwa akan datang kepada kalian kemudahan, karena satu kesulitan tidak mungkin mengalahkan dua kemudahan."_


"Seandainya kesulitan akan masuk kedalam lubang, maka kemudahan itu juga akan masuk ke dalam lubang". 

Maka tenang lah jika ada kesulitan, karena pasti akan ada kemudahan.

Bagaimana jika kita sekarang berada dalam kesulitan itu, apa yang harus kita lakukan :

 1. TAWAKAL
Karena sekali lagi bahwa kesulitan tidak mungkin mengalahkan dua kemudahan.

Tugas kita hanya positif feeling saja. Biasanya kita hanya positif thinking, stop, positif thinking akan putus jika sesuatu terjadi di luar logika, sementara positif feeling tak akan pernah putus karena mainnya menggunakan iman.

Jadi kalau sudah diperintah Allah diperintah Rasulullah maka nurut aja, manut aja, jangan banyak bertanya mengapa, positif feeling aja, tawakal aja. 

*Mengapa biasanya Allah memberikan pertolongan di akhir atau di penghujung ketika kita sudah berada di puncak kesulitan?* karena di puncak kesulitan, biasanya hati sudah begitu pasrah dan menyerahkan urusannya kepada Allah.

QS. At-Talaq Ayat 3
_"Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu."_


2. SABAR
Ketika sulit itu menimpa, hati dan lisan kita tidak perlu berkeluh kesah.

Imam Asy Syafi’i pernah berkata dalam bait syair,
صَبرا جَميلا ما أقرَبَ الفَرجا … مَن رَاقَب الله في الأمور نَجَا …
مَن صَدَق الله لَم يَنَلْه أذَى … وَمَن رَجَاه يَكون حَيثُ رَجَا …
Bersabarlah yang baik, maka niscaya kelapangan itu begitu dekat.

Barangsiapa yang mendekatkan diri pada Allah untuk lepas dari kesulitan, maka ia pasti akan selamat.

Barangsiapa yang begitu yakin dengan Allah, maka ia pasti tidak merasakan penderitaan.

Barangsiapa yang selalu berharap pada-Nya, maka Allah pasti akan memberi pertolongan.[9]

Dalam syair Arab dikatakan, “Sabar itu seperti namanya, pahit rasanya, namun akhirnya lebih manis daripada madu.”

Semoga Allah senantiasa memudahkan kita.
Aamiin Yaa Rabbal'alamin

Oleh :
Kak Dahlia (Fitri Story)

===================
Tulisan ini dirangkum dari kajian INSU Inspirasi Subuh Pola Pertolongan Allah oleh Ustadz Zaenal Muttaqin.
Simak kajian lengkapnya di YouTube RQ PPA
🥰🥰🙏🙏

Note :
Jika belum membaca part 1 nya silakan klik tulisan berwarna berikut : "3 Ayat Fundamental Part 1"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar