Mungkinkah kita dapat bahagia di masa-masa sulit?
Jawaban Anda menentukan bagaimana masa depan Anda. Jawaban Anda menentukan mindset.
Ada dua macam mindset seseorang yaitu :
1. Fixed mindset : Suka mengeluh, rendah diri, insecure
2. Growth mindset : Selalu ingin bertumbuh.
The Only way out is ...'IN'
Satu-satunya jalan ke luar adalah jalan ke dalam.
Jalan ke dalam sebelum jalan ke luar.
Artinya, menderita atau bahagianya kita tidak ditentukan oleh lingkungan luar, namun tergantung apa yang kita pikirkan, apa yang kita rasakan di dalam diri.
Dan bersyukurnya kita diberikan kemampuan untuk memilih sesuatu hal yang baik termasuk bah dalam hal berpikir dan bertindak.
Dan perlu dicatat bahwa : Perasaan itu tergantung pada pikiran kita, bukan dipengaruhi oleh kejadian itu sendiri.
Ada beberapa tahap (inner game) yang dapat kita lakukan dalam menemukan kebahagiaan di masa sulit :
JALAN KE DALAM #1 NON - JUDGMENTAL AWARNESS
>>> Merasakan tanpa menghakimi
Langkahnya :
- Netral dulu, jangan meghakimi kejadian ini baik atau buruk
- Jeda dulu, jangan reaktif, karena reaksi disaat keadaan sedang tidak baik-baik saja mudah ditunggangi oleh setan
- Terima dulu, jangan menolak
Artinya kamu harus sabar, meskipun kamu belum ikhlas dan ridho. Karena sabar tidak harus langsung ridho.
JALAN KE DALAM #2 ACCEPTANCE TO MEANING
>>>> Merelakan hingga menemukan makna.
Segalamya mungkin dapat direnggut dari kita, namun ada satu yang tidak ada siapapun yang dapat mengambilnya dari kita yaitu kebebasan untuk menemukan makna. Kendali kita dalam menemukan hikmahnya, temukan pesan cinta-NYA. Jika ini dapat dilakukan dengan baik, maka akan hadir ridho (keikhlasan dalam diri)
JALAN KE DALAM #3 GRATITUDE TO OPTIMISM
>>>> Bersyukur yang mengantarkan optimisme
Syukur itu adalah ketika kita dapat melihat suatu kejadian itu lebih banyak anugerahnya daripada masalahnya.
Sebaliknya kufur itu adalah ketika kita lebih banyak melihat masalahnya daripada anugerahnya. Anugerah itu seakan terhijab / tertutup darinya.

