Minggu, 16 Februari 2025

BAHAGIA DI MASA-MASA SULIT, APAKAH BISA?

Mungkinkah kita dapat bahagia di masa-masa sulit?

Jawaban Anda menentukan bagaimana masa depan Anda. Jawaban Anda menentukan mindset.

Ada dua macam mindset seseorang yaitu :

1. Fixed mindset : Suka mengeluh, rendah diri, insecure

2. Growth mindset : Selalu ingin bertumbuh.


The Only way out is ...'IN'

Satu-satunya jalan ke luar adalah jalan ke dalam.

Jalan ke dalam sebelum jalan ke luar.

Artinya, menderita atau bahagianya kita tidak ditentukan oleh lingkungan luar, namun tergantung apa yang kita pikirkan, apa yang kita rasakan di dalam diri.

Dan bersyukurnya kita diberikan kemampuan untuk memilih sesuatu hal yang baik termasuk bah dalam hal berpikir dan bertindak. 

Dan perlu dicatat bahwa : Perasaan itu tergantung pada pikiran kita, bukan dipengaruhi oleh kejadian itu sendiri.


Ada beberapa tahap (inner game) yang dapat kita lakukan dalam menemukan kebahagiaan di masa sulit :

JALAN KE DALAM #1 NON - JUDGMENTAL AWARNESS

>>> Merasakan tanpa menghakimi 

Langkahnya :

- Netral dulu, jangan meghakimi kejadian ini baik atau buruk

- Jeda dulu, jangan reaktif, karena reaksi disaat keadaan sedang tidak baik-baik saja mudah ditunggangi oleh setan

- Terima dulu, jangan menolak

Artinya kamu harus sabar, meskipun kamu belum ikhlas dan ridho. Karena sabar tidak harus langsung ridho.


JALAN KE DALAM #2 ACCEPTANCE TO MEANING

>>>> Merelakan hingga menemukan makna.

Segalamya mungkin dapat direnggut dari kita, namun ada satu yang tidak ada siapapun yang dapat mengambilnya dari kita yaitu kebebasan untuk menemukan makna. Kendali kita dalam menemukan hikmahnya, temukan pesan cinta-NYA. Jika ini dapat dilakukan dengan baik, maka akan hadir ridho (keikhlasan dalam diri)


JALAN KE DALAM #3 GRATITUDE TO OPTIMISM

>>>> Bersyukur yang mengantarkan optimisme

Syukur itu adalah ketika kita dapat melihat suatu kejadian itu lebih banyak anugerahnya daripada masalahnya.

Sebaliknya kufur itu adalah ketika kita lebih banyak melihat masalahnya daripada anugerahnya. Anugerah itu seakan terhijab / tertutup darinya.





Selasa, 11 Februari 2025

THE BASIC OF SELF HEAELING

Mengapa kita perlu healing? 

Karena kita butuh tenang untuk bertumbuh

Kita butuh tenang untuk ibadah

Dan ujian itu, kesulitan itu, serta beban adalah watak dari kehidupan.


Yang berbahaya itu bukanlah "stress", melainkan stress belief,  bahwa kamu meyakini stress akan membuat dirimu sakit, stress membuat pekerjaanmu berantakan, stress membuat hubunganmu renggang. Merangkul stress sebagai shabat kita itu lebih penting dibanding mengurangi stress itu sendiri. 


Untuk menjadikanmu tenang, maka ada beberapa latihan yang dapat kamu lakukan, yaitu :

LATIHAN #1  BREATHING EXERCISE

>>> Bernafaslah sepenuh rasa. Lakukan hal ini saat bernafas :

        - Sadari bahwa kamu saat ini sedang bernafas

        - Bernafaslah, rasakan setiap udara yang mengalir masuk dan keluar

        - Perluas kesadaran, kuatkan dengan rasa syukur


LATIHAN #2 WRITING THERAPY

>>> Menulis sepenuh rasa. Cobalah untuk menulis apa yang sedang kamu rasakan saat ini. Kamu juga mungkin dapat menjadinya sebagai suatu karya.


LATIHAN #3 TAFAKUR / CONTEMPLATION

>>> Menjeda sepenuh rasa. Me Time. Dapat dilakukan dengan dzikir dan sholat.


LATIHAN #4 SELF TALK

>>> Berbicara dengan diri sepenuh rasa.



Review Webinar Malam

The Basic Of Healing

By : Coach Sonny Abi Kim


Jumat, 07 Februari 2025

MENGUBAH EMOSI MENJADI SOLUSI

Tanda hidupmu semakin berkualitas adalah
1. Kamu semakin banyak manfaatnya
2. Kamu semakin dekat dengan Allah

Emosi positif ataupun negative yang dikelola dengan baik akan menjadi kebaikan dan menghasilkan Tindakan yang lebih baik.

Bagaimana melakukannya? HOW TO?

A. SAPA DIRIMU SECARA BERKALA

Biasakan untuk menyapa diri sendiri dengan metode Butter Fly Hug yaitu posisikan tangan kanan di pundak kiri dan tangan kiri di pundak kanan seakan memeluk diri sendiri lalu sapalah dirimu dengan kalimat berikut ini :

1. “Wahai diriku, apa kabar kamu hari ini?”

2. “Apa yang sedang kau rasakan hari ini?”

3. “Apa yang ingin kau ungkapkan hari ini? Ungkapkan lah!” (sedih kah, emosi kah, Bahagia kah, sakit kah, ungkapkan segalanya)

4. “Wahai diriku, maafkan selama ini aku tidak menjagamu.” (katakan maaf jika sakitmu karena tidak menjaga makanan yang baik, katakana maaf jika kamu menggunakan mat aini untuk melihat yang tidak baik, katakana maaf jika menggunakan kaki ini melangkah ke tempat yang tidak baik)

5. “Terima kasih karena telah menemaniku kemanapun aku pergi

6. Lakukan komitmen untuk melakukan kebaikan bersama


B. UBAH SUDUT PANDANGMU

Ganti kalimat, “Kenapa ini terjadi kepadaku?” dengan kalimat yang tepat menjadi, “Apa yang bisa aku pelajari dari ini?”.
Jika ada masalah bayangkan apabila “IDOLA” Anda menghadapi masalah ini maka apa yang akan ia pikirkan dan apa yang akan ia lakukan?

C. MENGGERAKKAN EMOSI

Caranya dengan:
1. Release & Express: Berdamai dengan luka, hasilkan karya. Release dengan metode unsend letter (Surat yang tidak dikirim, artinya kamu dapat menulis apa yang kamu rasakan saat itu baik untuk diri sendiri atau orang lain namun jangan dikirim surat it uke orang yang bersangkutan, setelah ditulis boleh dihancurkan tulisannya).

2. Move & Transform: Pindak dan lakukan aktivitas yang menghasilkan energi. Ada Sebagian orang ketika marah ia bergerak membersihkan rumah, olahraga, dll. Namun yang paling baik adalah bergerak sholat.

3. Act & Legacy: Pemicu untuk menolong orang lain. Ada orang yang kecewa dengan dunia pendidikan yang tidak menghargai dirinya yang miskin, maka rasa kecewa itu menjadi pemicunya untuk mendirikan sekolah sendiri.


Call To Action :
“Saat kamu mampu mengubah emosi menjadi energi, maka saat itu hidupmu dipenuhi berbagai solusi”


================================
Dahlia, 08 Februari 2025
Review Materi Webinar Pagi
MENGUBAH EMOSI MENJADI SOLUSI
By : Jamil Azzaini
 

Kamis, 23 Januari 2025

BIARKAN AKU SEDIKIT EGOIS

Tahun 2025, sebagian orang menyambut bahagia tahun baru ini. Namun bagiku ini adalah awal dari penuaan. Aku adalah perempuan dewasa yang sampai saat ini belum menikah. Tahun baru membuat usiaku semakin terlihat tidak muda lagi, 37 tahun. Dan aku masih sendiri.

Selama ini, di dalam kesendirian yang bisa kulakukan hanyalah semakin menyibukkan diri, sibuk bekerja, sibuk olahraga, sibuk traveling, sibuk menonton, dan yang paling gila adalah sibuk di dunia sosial media. Aktivitas menyibukkan diri ini bukanlah suatu yang benar-benar aku impikan. Namun ini hanyalah caraku untuk tetap waras.

Ketika aku membuka sosial media dan kulihat ternyata yang melakukan hal seperti ini bukanlah diriku seorang. Kulihat banyak akun perempuan dewasa yang juga lajang seperti aku. Dari sini hati kecilku sedikit merasa tenang, karena aku tidaklah sendiri. 

Aku memilih untuk bekerja lebih keras, agar dapat traveling lebih hebat di akhir tahunnya. Kami sebut ini dengan kalimat 'work hard, travel harder'.

Aku juga menyibukkan diri untuk olah raga, menggaungkan pada dunia untuk hidup sehat. Kenyataannya aku hanya menolak penuaan diri. Menolak untuk cepat tua, makanya semangat untuk berolahraga.

Atau aku yang menyibukkan untuk menonton. Dan tontonan yang paling diminati adalah drama korea. Kenapa drakor atau dracin? Drama ini banyak menceritakan tentang percintaan, emosi, dan kasih sayang. Drama ini banyak menggambarkan sosok lelaki imipian romantis yang sangat jarang atau minim sekali ada di dunia nyata. Tontonan ini seakan mengisi kekosongan yang ada di hati perempuan single sepertiku.

Bertahun-tahun aktivitas semacam itu kulakukan. Dan kini sudah memasuki tahun 2025, apakah aktivitas seperti itu masih terus berulang? Hati kecilku menolak. Aku tidak ingin waktuku dihabiskan dengan aktivitas yang tak berguna. Aku ingin menghasilkan suatu karya yang dapat dipertontonkan ke banyak orang. Aku harus pandai memilih aktivitas yang bermanfaat untukku di masa depan. Teringat kalimat dari seorang bijak, bahwa untuk mengubah hidupku maka dimulai dengan mengubah kebiasaan kecil meskipun hanya 1% perubahan saja.

Tahun lalu, aku juga banyak melakukan aktivitas untuk orang lain. Banyak berbagi, banyak melaksanakan hal-hal yang semuanya untuk orang lain, membahagiakan orang lain, bahkan memaksa diri untuk menginspirasi orang lain. Sementara aku lupa dengan diriku sendiri. Aku pikir saatnya tahun ini aku mulai lebih egois, memikirkan diri sendiri dan melakukannya untuk diriku sendiri. Ya... Kurasa aku tidak akan dapat menginspirasi banyak orang, sementara aku belum selesai dengan diriku sendiri. Aku harus mencari kebahagiaan diriku sendiri.

Berpikir seperti ini memang bukanlah aplikasi dari ilmu yang aku dapatkan selama ini. Namun aku memilih jalan berbeda untuk mencoba di jalan yang berbeda. Semoga aku tidak akan menyesal dengan pilihan ini. Aku sadar, jika aku mengurusi penderitaan orang lain, maka Allah langsung yang akan mengurus penderitaanku. Namun tahun ini aku akan memilih jalan yang berbeda. Aku akan lebih dulu mengambil masker oksigen untuk menyelamatkan diri, barulah aku akan menyelamatkan orang lain. Apakah ini egois? tidak, aku hanya berusaha untuk memenuhi hak diri ku sendiri. Aku juga punya hak untuk hidup. Dan aku punya hak untuk bahagia lebih dulu.

Ini adalah tulisan pertamaku di awat tahun 2025. Dan aku mengazamkan diri untuk melangkah menjadi perempuan dewasa yang bahagia dan memikirkan diri sendiri. Kalian tidak harus mengikuti langkah ini. Aku hanya perlu kalian doakan. Jika jalan ini berhasil, barulah kalian boleh mengikuti, dan boleh menjadikan aku sebagai inspirasi bagi kalian semua. 

 


 

Selasa, 31 Desember 2024

DRAMA 365 HARI




Drama 365 hari telah ku lalui, dan drama ini kuberi judul 'surrender'.

Aku melepaskan rasa takut, lalu menemukan keberanian

Aku melepaskan keterikatan, lalu mencari kebebasan

Aku melepaskan kesalahan, lalu menemukan pelajaran

Aku melepaskan keraguan, lalu menemukan keyakinan

Aku melepaskan yang tidak penting, lalu menemukan ensensi hidup

Aku melepaskan keinginan, lalu menemukan ketenangan

Aku melepaskan cinta lama, lalu menemukan cinta sejati

Aku melepaskan janji palsu, lalu menemukan kesetiaan

Aku melepaskan kehilangan, lalu menemukan kebersamaan

Aku melepaskan keterikatan duniawi, lalu menemukan kedamaian spiritual

Aku melepaskan ego, lalu menemukan kesadaran diri

Aku melepaskan kelemahan, lalu menemukan kekuatan iman

Aku melepaskan masa lalu, untuk menghadapi masa depan

Dan untuk menyambut tahun 2025, aku mulai dengan BISMILLAH.

Kamis, 26 Desember 2024

UNSTOPPABLE

 Orang beriman' itu, aksinya UNSTOPPABLE. tidak terhentikan.

Kali ini Aku akan berbagi resume materi Dari Ustadz Fatih Karim saat di Amazing Muharram 13. 


Gerak hidup Kita tergantung dorongannya, yaitu :

Pertama adalah dorongan materi. Tipe yang begini, kalau mau gerak yang ditanya duluan adalah, "Ada uangnya nggak?" "Bayarannya berapa?

Dorongannya kuat kalau ada uangnya. Ada uang gerak, nggak ada uang loyo.

Kedua adalah dorongan maknawiah : RASA cinta, RASA sayang, RASA malu, RASA sakit, dan karena pengalaman hidup.

Contoh, orang kalau ada pengalaman pernah dihina, biasanya dorongan untuk suksesnya lebih kuat. 

Atau, orang yang kalau cinta pada seseorang misalkan sama anak dan istrinya, maka dorongan untuk melindungi, memberi kenyamanan kepada keluarganya ini juga akan lebih kuat. Namun kelemahannya jika cintanya sudah habis, atau misalkan orang yang dicintainya sudah tiada maka akan loyo juga.

Ketiga adalah dorongan Imani : dorongan ini berbuat karena Allah, bergerak karena Allah. Yang begini melebihi mesin super turbo. Gerakannya tidak akan ada habisnya. Allah langsung yang menggerakkannya, Allah langsung yang susun agendanya. Selesai bangun pesantren, bangun rumah yatim, bangun sekolah untuk tuna netra, lanjut lagi bangun Masjid di wilayah jepang, belom selesai ini ada lagi yang kasih proyek mau bangun Masjid di negara2 lain. Belom lagi agenda melaksanakan kajian agamanya. Semuanya Allah yang susun agenda dan menggerakkannya. 

Jadi jangan Salah, orang yang beriman' itu justru lebih produktif, lebih kenceng gerakannya, dan gerakannya tidak untuk diri sendiri, tapi untuk umat, untuk banyak orang, untuk membangun Islam.

Iman yang menggerakkan semuanya

Kuncinga, Iman + AMAL SOLEH akan MENCIPTKAN ENERGI BESAR. 

Dan gerakanmu akan unstoppable, tidak akan ada hentinya.


Bagaimana caranya agar tetap Unstoppable :

1. KUATKAN HUBUNGAN DENGAN ALLAH

2. Keterbatasanmu jangan jadi penghalang

3. Buat pencapaian tertinggi


Kamis, 04 Juli 2024

Benarkah Ipar Adalah Maut?




Setelah maraknya film bertajuk Ipar adalah Maut, makin ke sini tidak sedikit perempuan, seorang istri yang speak up dan mendeclare bahwa "Kisah film ini adalah cerita saya". Kondisi ini membuat kita sadar bahwa banyak dari kita yang ternyata belum memahami batasan-batasan antara laki-laki dan perempuan terkhusus untuk ipar dan suami. 

Padahal Rasulullah sendiri sudah meanti-wanti dalam sabdanya, "Dari 'Uqbah bin 'Amir, bahwa Rasulullah saw bersabda, 'Berhati-hatilah kalian masuk menemui wanita'. Lalu seorang laki-laki Anshor berkata, 'Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu Anda mengenai ipar?' Beliau menjawab, 'Ipar adalah maut'." (HR Al Bukhari dan Muslim).

Minimnya pengetahuan ini dapat menjadi petaka dalam rumah tangga, sehingga akibat fatalnya Allah menjadi murka, keluarga hancur, anak-anak jadi korban, hingga berujung perceraian.

Untuk itu ada webinar bagus berjudul "Benarkah Ipar Adalah Maut?" yang mempelajari syariat dan batasan-batasan dalam hubungan antara laki-laki dan perempuan terkhusus dengan ipar yang akan ditemani trainer PPA institute, seorang konselor cinta danpernikahan yaitu Ustadz Muhammad Rizki.

Untuk itu silakan klik link di bio, lalu cari webinar "Benarkah Ipar adalah Maut?"


By : @dahliafitriyani_