Tahun 2025, sebagian orang menyambut bahagia tahun baru ini. Namun bagiku ini adalah awal dari penuaan. Aku adalah perempuan dewasa yang sampai saat ini belum menikah. Tahun baru membuat usiaku semakin terlihat tidak muda lagi, 37 tahun. Dan aku masih sendiri.Selama ini, di dalam kesendirian yang bisa kulakukan hanyalah semakin menyibukkan diri, sibuk bekerja, sibuk olahraga, sibuk traveling, sibuk menonton, dan yang paling gila adalah sibuk di dunia sosial media. Aktivitas menyibukkan diri ini bukanlah suatu yang benar-benar aku impikan. Namun ini hanyalah caraku untuk tetap waras.
Ketika aku membuka sosial media dan kulihat ternyata yang melakukan hal seperti ini bukanlah diriku seorang. Kulihat banyak akun perempuan dewasa yang juga lajang seperti aku. Dari sini hati kecilku sedikit merasa tenang, karena aku tidaklah sendiri.
Aku memilih untuk bekerja lebih keras, agar dapat traveling lebih hebat di akhir tahunnya. Kami sebut ini dengan kalimat 'work hard, travel harder'.
Aku juga menyibukkan diri untuk olah raga, menggaungkan pada dunia untuk hidup sehat. Kenyataannya aku hanya menolak penuaan diri. Menolak untuk cepat tua, makanya semangat untuk berolahraga.
Atau aku yang menyibukkan untuk menonton. Dan tontonan yang paling diminati adalah drama korea. Kenapa drakor atau dracin? Drama ini banyak menceritakan tentang percintaan, emosi, dan kasih sayang. Drama ini banyak menggambarkan sosok lelaki imipian romantis yang sangat jarang atau minim sekali ada di dunia nyata. Tontonan ini seakan mengisi kekosongan yang ada di hati perempuan single sepertiku.
Bertahun-tahun aktivitas semacam itu kulakukan. Dan kini sudah memasuki tahun 2025, apakah aktivitas seperti itu masih terus berulang? Hati kecilku menolak. Aku tidak ingin waktuku dihabiskan dengan aktivitas yang tak berguna. Aku ingin menghasilkan suatu karya yang dapat dipertontonkan ke banyak orang. Aku harus pandai memilih aktivitas yang bermanfaat untukku di masa depan. Teringat kalimat dari seorang bijak, bahwa untuk mengubah hidupku maka dimulai dengan mengubah kebiasaan kecil meskipun hanya 1% perubahan saja.
Tahun lalu, aku juga banyak melakukan aktivitas untuk orang lain. Banyak berbagi, banyak melaksanakan hal-hal yang semuanya untuk orang lain, membahagiakan orang lain, bahkan memaksa diri untuk menginspirasi orang lain. Sementara aku lupa dengan diriku sendiri. Aku pikir saatnya tahun ini aku mulai lebih egois, memikirkan diri sendiri dan melakukannya untuk diriku sendiri. Ya... Kurasa aku tidak akan dapat menginspirasi banyak orang, sementara aku belum selesai dengan diriku sendiri. Aku harus mencari kebahagiaan diriku sendiri.
Berpikir seperti ini memang bukanlah aplikasi dari ilmu yang aku dapatkan selama ini. Namun aku memilih jalan berbeda untuk mencoba di jalan yang berbeda. Semoga aku tidak akan menyesal dengan pilihan ini. Aku sadar, jika aku mengurusi penderitaan orang lain, maka Allah langsung yang akan mengurus penderitaanku. Namun tahun ini aku akan memilih jalan yang berbeda. Aku akan lebih dulu mengambil masker oksigen untuk menyelamatkan diri, barulah aku akan menyelamatkan orang lain. Apakah ini egois? tidak, aku hanya berusaha untuk memenuhi hak diri ku sendiri. Aku juga punya hak untuk hidup. Dan aku punya hak untuk bahagia lebih dulu.
Ini adalah tulisan pertamaku di awat tahun 2025. Dan aku mengazamkan diri untuk melangkah menjadi perempuan dewasa yang bahagia dan memikirkan diri sendiri. Kalian tidak harus mengikuti langkah ini. Aku hanya perlu kalian doakan. Jika jalan ini berhasil, barulah kalian boleh mengikuti, dan boleh menjadikan aku sebagai inspirasi bagi kalian semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar