Sabtu, 02 September 2023

Pulang Umroh, Murtad



Saudaraku,, pasti pernah mendengar cerita seorang muslimah, bercadar pula, pulang umroh justru imannya goyah, tauhidnya runtuh, dan akhirnya ia MURTAD.


Kok bisa? wallahu a'lam bishawab.. semua rahasia Allah.


Tapi perlu kita ketahui, bahwa benar, dalam ibadah haji umroh, ujian terberat adalah ujian keimanan. 


Lelah, capek, tidak nafsu makan, itu biasa. Namun jika imanmu yang goyah, maka itu yang harus diwaspadai.


Saudaraku,, bayangkan, tawaf tujuh putaran berdesak-desakan, sa'i bolak balik dari safa ke marwah, kalau tidak menggunakan iman, ngapain?


Oke.. niat, tawaf, sa'i, tahlul, adalah rukunnya, syarat syahnya. Tapi kalau tidak menggunakan iman, semua itu jadinya sekedar ritual saja.


Untuk itu, sebelum berangkat pastikan imannya dikuatkan, tauhidnya dikokohkan, niatnya diluruskan. 


Makanya kenapa saat memulai tawaf do'anya adalah :

Bismillahi Allahu Akbar >> Dengan nama Allah, Allah yang Maha Besar.

Allahumma Imanan Bika >> Ya Allah, dengan beriman kepadaMU (Itu sebenarnya kita sedang komitmen bahwa kita beriman dengan Allah)

Watashdiqan bi kitabika >> dengan membenarkan kita suci Al Qur'an (Kita lagi komitmen bahwa Al Qur'an itu benar)

Wa Wafaan bi 'ahdika >> dengan setia kepada janjiMU (Kita komitmen, kalau ibadah kita hanya mengharap ridho Allah)

Watiba'an li sunnati  nabiyyuka muhammadin shalallahu 'alaihi wa salam >> dan dengan mengikuti sunnah Nabi MU ( dan kita lagi komitmen bahwa kita manut, dan ngikut aja apa yang Rasulullah lakukan).


Makanya ada kisah sahabat Rasulullah, Umar bin Khattab, ketika mencium hajar aswad, apa yang beliau ucapkan? Beliau mengucapkan, "Engkau hanya sebuah batu, aku tidak akan menciummu jika aku tidak melihat Rasull ku menciummu".


Jadi bukan karena hajar aswadnya, namun karena iman yang mendorongnya untuk mengikuti apa yang Rasul lakukan, manut apa yang Rasul kerjakan. Sebab beliau yakin, bahwa apa yang Rasul lakukan pasti yang terbaik.


Jadi saudaraku.. ketika sedang ibadah haji umroh, jika ada pikiran-pikiran liar, lingkaran-lingkaran setan yang muncul di kepala kita ketika sedang lelahnya tawaf dan sa'i, katakan pada diri, "Wahai diri, aku melakukan ini karena aku ber Iman kepada Rabb ku, Rasulullah pun melakukannya, dan aku datang hanya untuk berserah kepada Rabbku, Allah yang Maha Besar" AllahuAkbar..


Allahumma bi sawab..


Semoga kita selalu menjadi umat Nabi Muhammad saw, diselamatkan dalam agama sampai akhir hayat.. Aamiin Aamiin ya Rabbal Alamin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar