Selasa, 03 Agustus 2021

Cintanya Menjadi Cinta-NYA

Jika Aku Menikah Duluan

"Bagaimana jadinya jika diantara kita ada yang menikah duluan?" tanyanya padaku. Aku tidak bisa menjawab, hanya meneteskan air mata, membayangkan itu benar-benar terjadi. Beberapa menit percakapan kami terhenti, saling terdiam. Aku hanya mendengar di balik ponsel ia menarik nafas panjang, sedikit gemetar. Mungkin ia juga merasakan hal yang sama. 

Tak pernah ku sangka, pertanyaan dua tahun lalu kutemukan jawabannya hari ini. Aku sendiri yang merasakan jawabannya. Barusan ia mengirimkan surat undangan bahwa dirinya  akan menikah pekan depan dengan wanita lain. 

Entah ia ingat atau tidak dengan pertanyaan yang ia tanyakan dulu. Namun satu hal yang pasti bahwa ini sudah menjadi takdirku untuk menemukan jawabannya.


============================

Prinsip, Ego, Ketakutan dan CINTA

Dua tahun menjalankan komitmen, menunggu kesiapan antara keduanya. Adakala aku siap, ia yang tidak siap. Disaat ia siap, justru aku yang tidak siap.

Dua tahun hubungan ini tidak ada kemajuan. Aku yang menjaga prinsip, menguatkan ego, dan menyimpan ketakutan. Prinsip yang pantang melibatkan cinta sebelum akad. Ego yang terus mempertahankan prinsip pantang bilang cinta dan sayang jika belum waktunya. 

Nyatanya cinta itu fitrah. Ia tidak memilih kepada siapa, kapan dan dimana akan jatuh. Dua tahun lamanya menahan rasa ini, mengabaikannya, menganggap seolah tidak ada. Setelah sadar ia akan pergi untuk selamanya, barulah tangisku pecah. Aku menangis sejadi-jadinya.


Bersambung...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar