"Jangan-jangan dia gini..."
"Jangan-jangan dia gitu..."
Inilah persepsi. Masih melihat sesuatu dengan sudut pandangnya sendiri.
Tidak ada jawaban benar atau salah jika konteks ini masih dalam balutan persepsi. Persepsi itu baik asal arahnya positif, sebaliknya persepsi itu buruk jika arahnya negatif, karena dapat menyebabkan fitnah.
Cobalah memandang saudaramu dengan sepenuh cinta. Sebelum tau jawaban benar salahnya, sebelum ada klarifikasi dan tabayun kepadanya, maka munculkan saja persepsi-persepsi positif tentang dirinya. Inilah pembuktian cinta.
Oke, mungkin dia salah. Namun salahnya orang yang kita cinta tidak akan membuat murka, justru akan menjadikan kita semakin kuat ingin memeluknya, menasihatinya, dan mendo'akannya.
Anggap saja dia salah. Namun salahnya orang yang kita cinta justru akan membuat kita semakin dewasa menyikapinya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar